Kota
Solo, kota kelahiran saya dan tempat saya tinggal selama 16 tahun terhitung
semenjak saya lahir. Di kota ini saya mendapatkan banyak pelajaran tentang arti
hidup, arti bagaimana melestarikan budaya, dan arti keharusan seorang manusia
untuk peduli lingkungan. Saya yakin, setiap orang yang pernah berkunjung ke
kota ini pasti setuju dengan slogan Kota Solo itu sendiri, “Solo Kota Budaya”.
Ya, siapapun dapat merasakan bagaimana
hawa kekentalan budaya dalam keseharian di Kota Solo.
Kota Solo dikenal sebagai kota budaya oleh dunia
Batik,
kuliner serabi, atau bangunan keraton adalah kesan pertama kebanyakan orang
ketika menggambarkan Solo. Namun sesungguhnya, Kota Solo masih mempunyai banyak
budaya yang tak akan ditemukan di lain daerah. Dan bagi saya sendiri, Kota Solo
mempunyai kesan khusus yang berbeda dari kota lain.